mEry’S bLo9

PENDIDIKAN AGAMA PODASI HIDUP MANUSIA

Posted on: 19 April 2009

Menghadapi kondisi krisis global financial, krisis berdemokrasi memerlukan rasa persatuan dan kesatuan saling bekerjasama untuk mengatasi dan menghadapinya. Disamping itu pula diperlukan landasan iman dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, untuk itu peran lembaga Pendidikan Agama Islam dapat dijadikan pondasi terbentuknya kepribadian manusia yang berakhlak mulia.

ImageHal tersebut ditegaskan Gubernur Kalimantan Selatan Drs. H. Rudy Arifin saat menghadiri peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Al-Walady sabtu (29/11) bertempat di Komplek Perumahan Pesona Modern Kecamatan Kertak Anyar.
Dalam pidatonya mantan Bupati Banjar ini mengingatkan, pentingnya pendidikan agama bagi generasi muda sekarang ini. Karena berbagai permasalahan yang timbul dimasyarakat menuntut adanya kesadaran dan luasnya wawasan tentang ajaran agama Islam.
ImageBiar bagaimanapun ilmu agama berguna sebagai bekal manusia hidup di dunia yang selalu dijadikan pegangan dan panutan serta hukum dan aturan dalam menjalani kehidupan. Menjamurnya lembaga pendidikan Islam di tiap-tiap Daerah harus diikuti berkembangnya program serta peningkatan kualitas pendidikan baik itu ilmu agama maupun ilmu pengetahuan umum lainnya.
Sebelumnya Bupati Banjar dalam sambutan tertulis dibacakan Sekretaris Daerah Banjar Ir. Yusni Anani, menyambut gembira akan dibangunnya Lembaga Pendidikan Al-Qur’an yang sekaligus menjadi tempat majelis ta’lim dan perpustakaan budaya Banjar yang menjadi bagian dari Pondok Pesantren Al-walady ini.
Ia menjelaskan dengan adanya pondok pesantren Al-walady ini, diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi pengetahuan berwawawsan keislaman dan kebangsaan, pengembangan nilai-nilai Al-Qur’an dan seni budaya Islam serta memiliki kompetensi menghadapi perubahan dan tantangan zaman.
Pada gilirannya pengasuh Pondok Pesantren Al-walady Ahmad Maqie melaporkan, tujuan dibangunnya pondok pesantren ini antara lain membumikan Al-Qur’an melalui pendidikan dan pengembangan pengetahuan serta pengamalan ajaran Islam, meningkatkan mutu bacaan dan pemahaman ayat-ayat Al-qur’an secara konseptual maupun kontekstual dan meningkatkan kemampuan qori qoriah, Hafiz Hafizah, Mufassir Mufassiroh dalam rangka mensukseskan MTQ Nasional maupun Internasional.
Pada kesempatan tersebut Gubernur Kalimantan Selatan diikuti oleh Sekda Banjar serta jajaran Pejabat lainnya berkenan meletakkan Batu Pertama pembangunan Pondok Pesantren Al-walady yang berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektar dengan rencana menghabiskan biaya sebesar 6,5 miliyar rupiah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


  • Yugo: Wuihhh...wuihh.....Berat berat Boooo..artikelnyaaaaa... artikel nya Btw nulis ndiri nehh ???? wah kayanya saya agak sedikit merinding nehh dengernya
  • wulan: menarik pembahasan tentang anak usia dini, tapi sebagai pengajar di PAUD sering dituntut oleh orang tua atau wali murid. Mereka ingin anak mereka bisa
  • edi kurniawan: komandan,. aku pengen bimbingan ya dan...............
%d blogger menyukai ini: